Wakil Ketua Komisi X Lalu Hadrian Irfani mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus pembakaran santri di Lombok dan meminta pihak pesantren tidak melindungi pelaku, sembari mengevaluasi total sistem pengawasan santri.
Lalu menyatakan keprihatinan sekaligus kekecewaannya atas berulangnya tindak kekerasan di lingkungan asrama.
Ia menginstruksikan agar manajemen pondok pesantren bersikap kooperatif dan tidak mencoba menutup-nutupi fakta di lapangan.
"Tentu kita sangat menyayangkan sekali kejadian itu. Nah harapannya adalah mari yang kira-kira terlibat atau siapa pun yang terlibat tolong jangan dilindungi. Kalau ranahnya pidana, selesaikan secara pidana," ujar Lalu saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Simak selengkapnya dalam video berikut ini!
Video Jurnalis: Dimas Nanda Krisna
Naskah: Dimas Nanda Krisna
Video Editor: Dimas Nanda Krisna
Produser: Nursita Sari
#hukum #kriminal #santridibakar #bullying #pondokpesantren #dpr #vjlab