Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IX DPR RI pada Selasa (14/7/2026), Asosiasi Pangan Gizi Indonesia 3T (APGI 3T) mengungkapkan krisis finansial yang dihadapi para mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketua APGI 3T, Herwil Junaidi Harefa, menyatakan bahwa banyak mitra di daerah terpencil terpaksa berutang ke rentenir hingga menjual aset pribadi demi menjaga operasional dapur, sementara mereka kerap dituding melakukan korupsi karena kendala teknis di lapangan.
Selain beban operasional yang berat, Sekjen APGI 3T, Gardian Muhammad, menyoroti adanya selisih yang signifikan antara anggaran yang ditetapkan dengan realisasi di lapangan, dengan potensi kerugian dana masyarakat mencapai Rp8,7 triliun. Pihak asosiasi menekankan pentingnya konsistensi dari Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mendukung pendanaan dan operasional dapur yang memerlukan biaya investasi besar, agar program strategis ini dapat berjalan berkelanjutan tanpa membebani para mitra di garda terdepan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#politik #pemerintah ##kompascomlab #MBG #KasusMBG #AnggaranMBG #MBG3T #Wilayah3T #MitraBGN