:

Jelang Muktamar, Isu Cawe-Cawe Istana Dibantah NU

1 hari lalu

Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), isu mengenai adanya campur tangan atau "cawe-cawe" dari pihak Istana mulai mencuat. Namun, hal tersebut dibantah keras dan dinilai sebagai klaim sepihak yang tidak berdasar.

Ketua Umum PBNU , Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan bahwa Presiden maupun pihak Istana tidak memiliki kepentingan politik praktis untuk mengintervensi proses internal organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

"Saya tidak melihat kepentingan Presiden atau Istana untuk mempengaruhi cawe-cawe terkait dengan NU. Tidak ada gunanya bagi pemerintah maupun Presiden sendiri," kata Gus Yahya di Kantor PBNU Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).

Ia juga menanggapi adanya isu yang menyebutkan bahwa sejumlah calon tertentu telah mendapatkan restu atau perintah langsung dari Presiden untuk maju dalam kepemimpinan NU. Menurutnya, klaim-klaim semacam itu dapat dipastikan sebagai kebohongan.

"Kalau ada yang mengklaim direstui bahkan diperintah oleh Presiden, itu pasti bohong. Presiden sangat menghormati NU,lanjutnya.

Simak selengkapnya dalam video berikut ini

Penulis: Siti Laela Malhikmah

Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah

Video Editor: Siti Laela Malhikmah

Produser: Abba Gabrillin


#Agama #PBNU #Humaniora #NahdlatulUlama #Politik #NU #GusYahya #News ##vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke