:

Anaknya Meninggal, Ibu Santri Korban Pembakaran di Pesantren Minta Tolong Presiden Prabowo

15 jam lalu

Isak tangis ibunda santri korban pembakaran di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah, pecah saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI, Senin (13/7/2026). 


Dalam pernyataan sikap, kuasa hukum korban, Titi Tantry, menyampaikan bahwa keluarga meminta tolong kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR agar memberikan perhatian dalam kasus ini.


Saat ini, Polres Lombok Tengah telah menetapkan dua tersangka, yakni MR (15), seorang santri senior, dan AM (55), pimpinan pondok pesantren.


Polisi menyebutkan, MR diduga lalai karena mengabaikan peringatan teman-temannya, sedangkan AM diduga tidak menjalankan pengawasan terhadap para santri.


Video: YouTube/TVRPARLEMEN


Penulis: Tria Sutrisna, Ardito Ramadhan

Kreatif: Safira Nurulita

Produser: Reza Kurnia Darmawan


` #Santri #Peristiwa #Cut

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke