Ketegangan Iran dan Amerika Serikat kembali memanas setelah rangkaian serangan di kawasan Teluk, termasuk klaim Iran yang menargetkan fasilitas militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Qatar pada Rabu (8/7/2026).
Di saat yang sama, berbagai laporan media internasional mengungkap bahwa Iran bukan hanya masih memiliki stok dan kemampuan serangan drone, tetapi juga mampu memulihkan basis militernya lebih cepat dari perkiraan.
Yang membuat ancaman ini makin serius, Iran disebut tidak hanya memproduksi drone untuk kebutuhan sendiri, tetapi juga mentransfer teknologi, komponen, dan pelatihan kepada jaringan proksinya seperti Houthi dan Hizbullah.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Nabilah Safirah
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik ##Kompascomlab #DroneIran #ProksiIran #Bahrain #Kuwait #SeranganIran #Houthi #Hizbullah
Music: Cavalry - Aakash Gandhi