Iran menunjukkan kemampuan asimetris bisa membalikkan terkanan Amerika Serikat. Trump lagi-lagi mengalami kebuntuan, usai Iran melepaskan rudal dan drone menggempur pangkalan udara AS di lima negara sekutu AS di kawasan Timur Tengah. Dalam durasi empat ronde perang yang pecah pada 9 Juli 2026 hingga 12 Juli 2026, AS benar-benar tidak punya solusi menjamin keamanan negara-negara teluk dari gempuran Iran.
Washington justru menghadapi eskalasi baru ketika Iran meningkatkan serangan ke sejumlah negara sekutu AS di kawasan Teluk, membuat konflik semakin meluas dan memperburuk situasi keamanan di Timur Tengah.
Sejumlah analis menilai strategi pemerintahan Donald Trump kini memasuki fase kebuntuan. Pendekatan tekanan militer dan sanksi ekonomi dinilai belum menghasilkan perubahan sikap Iran, sementara serangan balasan terus bermunculan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar mengenai langkah berikutnya yang akan ditempuh Washington dalam menghadapi konflik yang terus membesar.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah Narator: Nabilah Safirah Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty