MALANG, KOMPAS.TV - Gerakan nasional ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak di Satuan Pendidikan di Kota Malang. Kegiatan ini dihadiri oleh Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Menko PMK Pratikno, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi.
Gerakan nasional yang bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru ini menjadi langkah untuk menjamin ruang aman dan nyaman, khususnya di satuan pendidikan atau sekolah.
Mendikdasmen Republik Indonesia Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa sekolah harus menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh insan pendidikan. Melalui MPLS Ramah, sekolah harus menjadi tempat bertemunya anak-anak untuk belajar sekaligus menjadi ruang yang humanis.
"Karena kita berkomitmen untuk menjadikan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua insan pendidikan." Kata Abdul Mu'ti.
Sementara itu, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah menjamin ruang aman dan nyaman, baik di lingkungan keluarga, satuan pendidikan, ruang publik, maupun ruang digital.
"Kami mengajak para orang tua, guru dan pemerintah daerah untuk menjamin ruang aman dan nyaman bagi anak.Karena kalo anak mengalami kekerasan dampaknya luar biasa." Terang Menko PMK.
Selain diikuti siswa dan tenaga pendidik di Kota Malang, gerakan nasional ini juga diikuti oleh sekolah-sekolah dari seluruh Indonesia secara daring.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/680277/mpls-ramah-ciptakan-ruang-aman-bagi-anak