KOMPAS.TV - Militer Amerika Serikat melancarkan serangan ketiga kalinya dalam pekan ini sebagai tanggapan atas serangan terhadap sebuah kapal yang melewati Selat Hormuz.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan pasukan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara terang-terangan menyerang sebuah kapal kontainer berbendera Siprus yang melintasi Selat Hormuz. Serangan tersebut menyebabkan satu anggota kru hilang.
Serangan ini berlangsung tak lama setelah IRGC mengumumkan penutupan Selat Hormuz sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menegaskan bahwa pembalasan atas kematian ayahnya sekaligus pendahulunya, Ayatollah Ali Khamenei, merupakan tuntutan rakyat Iran yang harus dilaksanakan.
Pernyataan tersebut disampaikan Mojtaba dalam pesan yang dibacakan saat rangkaian upacara pemakaman Ali Khamenei, sebagaimana disiarkan televisi pemerintah Iran.
Mojtaba juga menegaskan komitmen Iran untuk membalas kematian Ayatollah Ali Khamenei beserta para korban lain yang gugur dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Suara sirene meraung di Doha saat rudal Iran menghantam Qatar.
Suara ini menjadi tanda diaktifkannya sistem pertahanan udara di Doha, Qatar.
Serangan ini menjadi serangan lanjutan setelah sebelumnya serangan udara Iran juga menghantam pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania.
Lebih lengkap soal eskalasi perang Iran dengan Amerika Serikat akan dibahas bersama Guru Besar Keamanan Internasional UKI, Angel Damayanti.
Baca Juga Mojtaba Janji Balas Dendam Atas Kematian Ali Khamenei: Akan Terwujud, Tak Lama Lagi di https://www.kompas.tv/internasional/680084/mojtaba-janji-balas-dendam-atas-kematian-ali-khamenei-akan-terwujud-tak-lama-lagi
#mojtabakhamenei #trump #iran #as
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/680141/full-guru-besar-keamanan-internasional-bicara-soal-mojtaba-janji-balas-kematian-ali-khamenei