SPANYOL, KOMPAS.TV - Lomba lari bareng banteng di Festival San Fermin, Spanyol, mendadak penuh teriakan ketakutan.
Kekacauan diakibatkan beberapa ekor banteng yang mendadak berlari menerjang kerumunan orang di rute jalan sempit, Pamplona.
Pelari yang terjatuh pun saling bertumpuk.
Menurut Rumah Sakit Universitas Navarra, seorang pelari terluka terseruduk tanduk di bagian wajah.
Sementara itu, 12 orang lainnya memerlukan perawatan medis akibat berbagai benturan.
Paramedis menyebut luka tertusuk tanduk dan patah tulang merupakan hal yang umum terjadi saat perayaan Festival San Fermin.
Sebagian disebabkan oleh banyaknya pelari pemula dan wisatawan asing yang turut serta.
Tragedi berdarah di Festival San Fermin juga pernah terjadi pada tahun 2009 dengan menimbulkan korban meninggal.
Tahun ini, Festival San Fermin digelar bertepatan dengan 100 tahun penerbitan novel penulis terkenal Ernest Hemingway, The Sun Also Rises, yang peluncurannya mengangkat Festival San Fermin hingga akhirnya dikenal secara internasional.
Baca Juga Pimpinan Adat Dipolisikan, Warga Desa Bugbug Ramai-Ramai Datangi Polres Karangasem | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/680119/pimpinan-adat-dipolisikan-warga-desa-bugbug-ramai-ramai-datangi-polres-karangasem-berut
#eventlari #spanyol #banteng #festivalsanfermin
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/680120/detik-detik-banteng-terjang-kerumunan-pelari-di-festival-san-fermin-spanyol-13-orang-cedera