Sebuah kebun sirkular di SD Kanisius Pucangsawit, Solo, Jawa Tengah, menjadi sorotan setelah berhasil mengubah lahan kosong sekolah menjadi ruang belajar kehidupan bagi para siswa. Kebun ini tidak hanya menghasilkan sayuran, telur, dan ikan untuk kebutuhan makan bergizi siswa, tetapi juga menjadi tempat anak-anak belajar langsung tentang alam, pangan, dan proses kehidupan.
Program yang digagas Kepala Cabang Yayasan Kanisius Surakarta, Romo Joseph Sitomurang, SJ, bersama komunitas Ketumbar Workshop dan berbagai sukarelawan ini mulai dirintis sejak masa pandemi Covid-19.
Anak-anak diajak terlibat langsung mulai dari menyemai bibit, merawat tanaman, memanen hasil kebun, hingga mengolahnya menjadi makanan bersama. Di tengah kehidupan yang semakin dekat dengan gawai dan dunia digital, kebun ini menjadi ruang belajar nyata yang menghadirkan pengalaman langsung bagi siswa.
Lewat pendekatan pendidikan yang holistik, SD Kanisius Pucangsawit ingin menanamkan nilai kepedulian, ketekunan, dan kemandirian sejak dini. Dari sebuah kebun kecil di sudut sekolah, lahir pelajaran besar tentang gizi, gotong royong, ketahanan pangan, hingga harapan anak-anak untuk masa depan yang lebih baik.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Reporter: Nabilah Safirah, Salsabila Suseno
Penulis naskah: Nabilah Safirah
Narator: Salsabila Suseno
Videografer: Dimas Septian Adiyathama
Video editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan
#Edukasi #Sekolah #lipsusSLO#KisahInspiratif #SDKanisiusPucangSawit #Solo #KebunSirkular #KebunSirkularSolo #KisahInspiratif #SekolahBerkebunSolo #KetahananPangan
Musik:
Waiting - Andrew Langdon
Turn In The Sun - Simon Herody
Way Back Home - Simon Herody
Side Path - Kevin MacLeod
Highway One - Steve Adams
When We Found The Horizon - Late Night Feeler