:

Gelombang Panas Tewaskan 5.000 Warga Jerman, Apa Dampak Suhu Ekstrem bagi Indonesia?

1 minggu lalu

5.120 orang meninggal di Jerman akibat gelombang panas sejak awal musim panas hingga akhir Juni 2026, menurut perkiraan Institut Robert Koch (RKI) yang bermarkas di Berlin, Kamis (9/7/2026).

Meski terjadi di Eropa, para ahli menilai fenomena tersebut mencerminkan keterkaitan sistem iklim global melalui sirkulasi atmosfer berskala besar, sehingga dapat memengaruhi pola iklim di berbagai wilayah, termasuk Indonesia.

Indonesia diperkirakan akan lebih sering mengalami suhu panas ekstrem di masa depan. Namun, karakteristiknya berbeda dengan gelombang panas di Eropa karena lebih dipengaruhi perubahan tata guna lahan dan efek pulau panas perkotaan.

Lantas, bagaimana langkah mitigasinya?

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis naskah: Salsabila Suseno
Narator: Salsabila Suseno
Video editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Akhmad Muawal Hasan

Music: Keys To Unravel - The Soundlings

#Peristiwa #Bencana #Jerman #GelombangPanas #GelombangPanasEropa #GelombangPanasJerman #PanasEkstrem #PemanasanGlobal #HeatWave

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke