KOMPAS.TV - Pihak kepolisian terpaksa memanggil ahli kunci untuk membuka brankas di Perumahan Kawan Sentul, Kabupaten Bogor, saat melakukan penggeledahan dalam penelusuran perkara dugaan korupsi batu bara PLN, Asabri, dan Krakatau Steel.
Butuh waktu sekitar 15 menit untuk membuka brankas yang diketahui berisi 74 kilogram emas batangan dan berbagai mata uang dengan nilai total sekitar 476 miliar rupiah.
Menurut kesaksian ahli kunci, brankas premium tersebut memiliki dua lapis plat baja dengan kombinasi angka dan kunci manual. Untuk membukanya, diperkirakan berharga puluhan juta rupiah.