Memasuki perang hari ke-131, Amerika Serikat telah memulai kembali serangkaian serangan dahsyat terhadap Iran atas serangan terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz. Serangan ini terjadi, di tengah proses pemakaman Ali Khamenei yang tengah berlangsung. Media pemerintah Iran melaporkan bahwa ledakan telah terdengar di kota pelabuhan Sirik, Bandar Abbas dan Pulau Qeshm. Serangan ini terjadi tak lama setelah AS mencabut pengecualian yang mengizinkan Iran menjual minyak berdasarkan nota kesepahaman yang ditandatangani pada 17 Juni lalu.
Sementara sirene serangan udara meraung di Bahrain dan Kuwait saat Iran mengatakan telah menargetkan 85 instalasi militer AS atas serangan terhadap provinsi Hormozgan dan kota pelabuhan Mahshahr. Serangan Teheran terhadap negara-negara Teluk itu pun memicu kecaman dari Qatar.