KOMPAS.TV - Militer Amerika Serikat meluncurkan serangan baru terhadap Iran, Rabu (8/7/2026) pagi, beberapa jam setelah tiga kapal dagang diserang di Selat Hormuz.
Serangan ini mengancam kesepakatan damai untuk mengakhiri pertempuran antara AS dan Iran.
Serangan baru diyakini akan menambah kesulitan negosiasi yang bertujuan untuk membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya, serta mengembalikan program nuklir Teheran yang disengketakan dan mencapai akhir negosiasi untuk perang yang diluncurkan 28 Februari.
Media Iran melaporkan 2 kota diserang yakni Bandar Abbas dan Qeshm.
Sementara itu, militer Amerika Serikat di bawah naungan Komando Pusat AS atau CENTCOM, mengunggah serangan ke Iran.
CENTCOM menyatakan AS mulai meluncurkan serangan kuat terhadap Iran dan menargetkan penghentian serangan Iran terhadap awak kapal kargo komersial yang merupakan warga sipil internasional.
CENTCOM mengatakan agresi yang ditujukan Iran tidak beralasan, berbahaya dan merupakan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata.
Iran dilaporkan langsung membalas serangan Amerika Serikat di Bandar Abbas dan Qeshm, apakah perdamaian masih berpeluang atau perang akan kembali berlanjut kita bahas bersama dosen di International Institute for Islamic Studies, Qasem Muhammadi di Iran dan Dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga, Mohammad Ayub Mirdad.
Baca Juga Iran Balas Serangan AS dengan Targetkan Bahrain dan Kuwait, Gencatan Senjata Kian Rapuh di https://www.kompas.tv/internasional/679364/iran-balas-serangan-as-dengan-targetkan-bahrain-dan-kuwait-gencatan-senjata-kian-rapuh
#iran #amerika #khamenei
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/679451/full-iran-balas-serangan-as-di-tengah-pemakaman-khamenei-lanjut-negosisasi-atau-perang-lagi