China telah memperkuat kemampuan triad nuklirnya secara signifikan melalui pengembangan rudal balistik berbasis laut (SLBM) keluarga Ju-Lang. Kehadiran JL-3, rudal paling mutakhir dengan jangkauan mencapai 13.000 kilometer, memungkinkan kapal selam kelas Jin milik China untuk meluncurkan serangan balasan ke wilayah Amerika Serikat tanpa harus meninggalkan perairan aman di dekat pantai mereka sendiri.
Selain JL-3, China pun masih menyimpan JL-2 dan JL-1 yang menjadi peluru kapal selam bertenaga milik China. Saat ini, China terus berupaya melakukan penyempurnaan dengan mengembangkan kapal selam kelas Tipe 096 yang lebih senyap guna memastikan armada strategis mereka semakin sulit dideteksi oleh lawan.
Demonstrasi publik peluncuran rudal JL-3 ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan sinyal strategis tegas dari Beijing mengenai kesiapan operasional kekuatan nuklirnya. Langkah ini memicu kekhawatiran serius dari Amerika Serikat, Jepang, hingga Australia, yang memandang peningkatan kapasitas nuklir China yang cepat dan minim transparansi sebagai ancaman terhadap stabilitas kawasan.
Meski Beijing mengeklaim strategi nuklirnya bersifat defensif, langkah tersebut mempertegas posisi China dalam melengkapi triad nuklir dari darat, laut, hingga udara, yang kini diawasi ketat oleh komunitas internasional.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Final Boss - Myuu
#militer #senjata ##kompascomlab #rudalbalistik #rudal #rudalchina #china #militerchina