NATO saat ini menghadapi tantangan ganda yang menguji solidaritas aliansi, baik dari ancaman eksternal maupun perpecahan internal. Uji coba rudal balistik jarak jauh JL-3 oleh China di Samudra Pasifik telah memicu kewaspadaan tinggi, dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan bahwa aliansi tidak bisa lagi meremehkan kekuatan militer Beijing, terutama karena kedekatan China dalam mendukung agresi Rusia di Ukraina.
Di tengah tekanan tersebut, KTT NATO di Ankara juga dihadapkan pada ketegangan internal akibat keretakan hubungan dengan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump terkait kebijakan perang di Ukraina dan penarikan pasukan. Sebagai tuan rumah, Turkiye diharapkan dapat menjadi jembatan diplomatik bagi aliansi, memanfaatkan hubungan personal yang hangat antara Presiden Recep Tayyip Erdoan dan Trump untuk menjembatani perbedaan suara demi mempertahankan keutuhan NATO.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi
#global #konflik ##kompascomlab #China #NATO #Trump #NATOTrump