LOMBOK, KOMPAS.TV - Kapolda NTB dan Kepala Kanwil Kemenag NTB mendatangi rumah dua santri yang diduga dibakar rekannya sesama santri di Lombok Tengah.
Kapolda NTB menjenguk kedua santri untuk memastikan keduanya mendapat penanganan tenaga medis profesional.
Polda NTB juga membawa keduanya untuk menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB di Mataram.
Selain itu, belasan saksi juga sudah dipanggil, termasuk pimpinan pondok pesantren, untuk dimintai keterangan.
Menurut polisi, gelar perkara akan dilakukan di Polres Lombok Tengah dalam waktu dekat untuk menentukan tersangka atas kasus ini.
Sebelumnya, tiga santri pondok pesantren di Dusun Sengkol, Lombok Tengah, NTB, diduga dibakar oleh kakak kelas mereka sesama santri di ponpes tersebut pada Desember 2025 lalu. Salah satu santri meninggal dunia karena luka bakar serius.
Kasus ini menjadi perhatian karena baru terungkap 7 bulan setelah kejadian.
Korban mengaku takut orang tua mereka membayar denda Rp5 juta jika melaporkan kejadian ini.
Baca Juga Geram! Pengasuh Diduga Lecehkan Santri, Massa Bakar Ponpes di Lampung | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/668488/geram-pengasuh-diduga-lecehkan-santri-massa-bakar-ponpes-di-lampung-berut
#santri #pembakaran #kekerasan #santridibakar
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/679397/kapolda-ntb-tinjau-kondisi-dua-santri-korban-kasus-dugaan-pembakaran-di-lombok-sapa-siang