KOMPAS.TV - Peternak ayam petelur di Boyolali, Jawa Tengah, mengeluh harga telur yang anjlok. Padahal, harga pakan ayam justru naik, membuat biaya produksi tidak sebanding, yang dikhawatirkan peternak merugi.
Anjloknya harga telur ayam di tingkat peternak di Boyolali terjadi sejak dua bulan terakhir. Padahal, biaya produksi meningkat karena harga pakan naik.
Hal ini membuat peternak ayam petelur semakin merugi, bahkan terancam gulung tikar.
Harga telur ayam semula di atas Rp25.000 per kilogram kini hanya sekitar Rp19.800 per kilogram.
Para peternak berharap pemerintah bisa menstabilkan harga telur dan menekan harga pakan.
Peternak ayam petelur di Sragen, Jawa Tengah, mengeluhkan harga pakan yang naik hingga 11 persen per karung.
Kondisi ini membuat peternak ayam petelur terancam gulung tikar karena harga telur turun drastis.
Di tengah turunnya harga telur di pasar, harga pakan yang merupakan produk impor yang diperoleh dari toko pakan ternak justru naik.
Untuk satu karung pakan berisi 50 kilogram, yang sebelumnya berkisar Rp350.000, kini naik menjadi Rp390.000.
Dengan kebutuhan dua karung pakan yang habis dalam satu hari, pembengkakan biaya ini jelas memicu kerugian besar hingga peternak ayam terancam gulung tikar.
Peternak berharap pemerintah segera menetapkan harga telur sesuai harga acuan peternak.
Baca Juga Peringatan Dini BMKG 9-10 Juli 2026: Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di https://www.kompas.tv/info-publik/679368/peringatan-dini-bmkg-9-10-juli-2026-daftar-wilayah-berpotensi-hujan-lebat-dan-angin-kencang
#hargatelur #peternakayam #ayam
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/679372/harga-telur-anjlok-dan-biaya-pakan-membengkak-peternak-ayam-terancam-gulung-tikar