KOMPAS.TV – Semangat gotong royong ditunjukkan warga Aceh dengan membangun kembali Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, yang rusak akibat banjir dan longsor pada November 2025. Jembatan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Bireuen.
Berbulan-bulan menunggu tanpa kepastian, warga akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya melalui penggalangan donasi. Dari kebutuhan pembangunan sekitar Rp500 juta, masyarakat berhasil mengumpulkan dana hingga Rp1 miliar sebagai bentuk kepedulian untuk memulihkan akses vital yang terputus.
Suasana haru menyelimuti peresmian Jembatan Enang-Enang yang baru selesai dibangun. Warga menyebut keberadaan jembatan ini sangat penting sebagai sarana untuk bersilaturahmi dan menjalankan aktivitas sehari-hari. Inisiator perbaikan Jalan Enang-Enang, Syarial Abadi, turut menyampaikan keterangannya mengenai proses pembangunan tersebut.
Sebelumnya, banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada November 2025 mengakibatkan sejumlah jembatan penghubung rusak dan tidak dapat digunakan. Selama akses terputus, warga harus menyeberangi sungai, melewati bukit berbatu, atau memutar dengan jarak puluhan kilometer untuk beraktivitas.
Tanpa menunggu bantuan pemerintah, masyarakat bergotong royong memperbaiki jembatan yang selama ini menjadi penghubung penting bagi warga di Kecamatan Pintu Rime Gayo.
#Aceh #BenerMeriah #AcehTengah #Bireuen #JembatanEnangEnang
Baca Juga Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Timur Belum Padam, BPBD: Semburan Masih Aktif di https://www.kompas.tv/regional/679038/kebakaran-sumur-minyak-di-aceh-timur-belum-padam-bpbd-semburan-masih-aktif
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/679237/tanpa-menunggu-bantuan-warga-aceh-bangun-kembali-jembatan-yang-rusak-akibat-banjir-dan-longsor