:

Rela Jual Emas Miliknya Demi Bangun Jembatan dan Bangun Akses Jalan di Kebumen

15 jam lalu

KOMPAS.TV - Seorang perempuan di Kebumen, Jawa Tengah, membongkar tabungan dan menjual semua perhiasannya demi membangun dua jembatan dan jalan sepanjang hampir tiga kilometer.

Pembangunan jembatan dan jalan itu membantu warga sekitar agar mudah mengakses dan mengangkut hasil pertanian di tengah hutan.

Jalan baru sepanjang 2,5 kilometer kini membelah hutan jati di Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah. Jalan tanah padat dengan lebar hingga 3,5 meter ini dulunya tidak ada. Untuk mencapai lahan pertanian di tengah hutan, warga harus menyusuri jalan setapak yang memutar dan menghabiskan banyak waktu.

Meski masih berupa jalan tanah, kehadirannya memberikan perubahan besar bagi warga. Waktu tempuh yang sebelumnya bisa mencapai lebih dari lima jam, kini menyusut menjadi sekitar 30 menit berjalan kaki atau 20 menit dengan kendaraan. Jalan ini diberi nama Jalan Siti Sudar, sesuai dengan nama sosok perempuan yang merintis pembangunannya dengan dana pribadi.

Siti Sudar memiliki nama asli Siti Sri Mulati. Menurut perempuan berusia 72 tahun ini, gagasan membuka akses menuju tengah hutan sudah ia simpan selama 20 tahun. Ia tergerak setelah berulang kali melihat warga kesulitan mengangkut hasil hutan dan hasil pertanian mereka.

Meski tinggal di Jakarta dan bukan warga asli Desa Plumbon, Siti kerap pulang ke desa asal suaminya dan menyaksikan langsung kondisi itu.

Niat itu akhirnya terwujud. Siti membongkar tabungan dan menjual perhiasan emas miliknya untuk membiayai pembukaan jalan. Harga emas yang sedang tinggi membantunya mengumpulkan dana untuk menyewa alat berat, membangun jembatan, membeli material, hingga membebaskan sebagian lahan. Sebelum memulai pembangunan, Siti terlebih dahulu meminta restu suami dan anak-anaknya.

Dukungan pun datang dari banyak pihak. Sejumlah pemilik lahan dengan ikhlas mewakafkan tanah mereka agar jalan bisa terbangun. Ada pula yang menjual lahannya dengan harga jauh di bawah pasar demi mempermudah pembangunan. Selama proses pengerjaan, Siti juga menerima bantuan berupa material dan tenaga sukarela dari warga maupun para donatur.

Saat ditanya besaran biaya yang telah dikeluarkan, Siti memilih tidak menyebutkan angkanya. Mantan perawat yang pernah menjabat sebagai salah satu manajer di sebuah rumah sakit di Jakarta Barat ini menegaskan, semua yang dilakukannya dilandasi niat ikhlas. Ia berharap jalan yang dibangunnya dapat menjadi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

#bangunjalan #jembatan #kebumen

Baca Juga 11 Hari Pasca-Gempa Venezuela, Ayah Temukan Jenazah Putrinya di Bawah Reruntuhan di https://www.kompas.tv/internasional/679173/11-hari-pasca-gempa-venezuela-ayah-temukan-jenazah-putrinya-di-bawah-reruntuhan

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/679175/rela-jual-emas-miliknya-demi-bangun-jembatan-dan-bangun-akses-jalan-di-kebumen

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke