:

Polemik Pelatihan Kopdes Merah Putih, Tak Ada Latihan Tembak hingga Peserta Hamil Dapat Pendampingan

2 minggu lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelatihan calon manajer Koperasi Merah Putih terus menjadi perhatian publik setelah lima peserta dari program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meninggal dunia.

Salah seorang calon manajer Koperasi Merah Putih asal Sumatera Barat, Wulan Nur Amalia mengatakan dirinya mengikuti program tersebut karena ingin berkontribusi dalam pembangunan sekaligus sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

Komandan Pusdikkes Puskesad Kramat Jati, Kolonel CKM dr. Sohibul Hilmi, memastikan aspek keselamatan peserta kini menjadi perhatian utama selama pelatihan berlangsung.

Menurutnya, prinsip utama dalam setiap kegiatan fisik adalah pencegahan.

Sohibul kembali menegaskan materi pelatihan saat ini telah difokuskan pada kepemimpinan, manajerial, serta wawasan kebangsaan. Ia juga memastikan tidak ada materi tempur dalam pembekalan tersebut.

Sohibul juga mengungkapkan terdapat peserta yang sedang hamil dan mendapat perlakuan khusus selama mengikuti pelatihan.

Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia juga melihat langsung salah satu peserta hamil yang tengah mengikuti pembelajaran di kelas. Calon Manajer Kopdes Merah Putih Elsa Berlianti mengaku tetap memperoleh pemantauan kesehatan secara berkala.

 

Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/kJtf0NVIOJE 

 

#kopdesmerahputih #militer #tni 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/679157/polemik-pelatihan-kopdes-merah-putih-tak-ada-latihan-tembak-hingga-peserta-hamil-dapat-pendampingan

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke