JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelatihan calon manajer Koperasi Merah Putih menuai sorotan usai 5 orang Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meninggal dunia.
Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri langsung pelaksanaan pelatihan di Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes) Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) Kramat Jati, Jakarta Timur.
Bersama Komandan Pusdikkes Puskesad, Kolonel Ckm Shohibul Hilmi, Dipo melihat secara langsung materi pelatihan yang diberikan kepada para calon manajer.
Dipo mengunjungi salah satu Koperasi Kelurahan Merah Putih di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.
Ketua Koperasi, Paiman, mengungkapkan bahwa koperasi yang dipimpinnya, hanya membukukan keuntungan sebesar Rp 78 ribu selama periode Juli hingga Desember 2025.
Penelusuran berlanjut ke kediaman Halida Hatta, putri Proklamator sekaligus Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta.
Menurutnya, koperasi dibangun atas prinsip partisipasi, pendidikan, dan gotong royong, bukan melalui pendekatan yang bersifat hierarkis.
Sebagai penutup penelusuran, Dipo meminta penjelasan langsung kepada Menteri Koperasi, Ferry Juliantono.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan evaluasi bersama serta memberikan penyesuaian terhadap pola pelatihan.
Saksikan Program Dipo Investigasi episode Tragedi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes. Tayang Senin, 6 Juli 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
#kopdesmerahputih #militer #tni
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/679153/full-5-calon-manajer-meninggal-ada-apa-dengan-pelatihan-koperasi-desa-kelurahan-merah-putih