:

[FULL] - Prosesi Pemakaman Ali Khamenei, Pizaro Gozali Bahas Dinamika Timur Tengah | SAPA MALAM

6 jam lalu

KOMPAS.TV – Iran memulai pemindahan peti jenazah Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, dari Teheran sebagai bagian dari rangkaian prosesi pemakaman. Jenazah Ali Khamenei dijadwalkan dibawa menuju Kota Qom sebelum melanjutkan perjalanan ke negara tetangga, Irak.

Pada hari ketiga prosesi pemakaman, Senin, ribuan warga memadati jalanan Teheran untuk menyambut arak-arakan peti jenazah Ali Khamenei dan keluarganya. Peti jenazah dibawa menggunakan truk yang bergerak perlahan di tengah kerumunan pelayat. Sejumlah warga tampak mengulurkan tangan serta melemparkan syal dan barang lainnya ke arah truk sebagai bentuk penghormatan.

Peti jenazah Ali Khamenei dan keluarganya dijadwalkan menempuh perjalanan sekitar 12 jam menuju Bandara Internasional Mehrabad sebelum diberangkatkan ke tujuan berikutnya. Warga juga berkumpul di sejumlah titik di Teheran, termasuk Lapangan Enghelab atau Lapangan Revolusi, untuk menyaksikan iring-iringan tersebut.

Selama rangkaian pemakaman berlangsung, otoritas Iran menutup sejumlah ruas jalan, wilayah udara, serta menghentikan berbagai aktivitas sebagai bagian dari masa berkabung.

Dalam kesempatan terpisah, Dosen International Institute for Islamic Studies di Iran, Qasem Muhammadi, menyatakan bahwa warga Iran tidak merasa takut apabila sewaktu-waktu terjadi serangan. Menurutnya, bendera merah yang dibawa sebagian warga menjadi simbol tuntutan pembalasan atas kematian Ali Khamenei. Ia juga menyebut dua lembaga pemerintah Iran telah merespons aspirasi yang disampaikan masyarakat tersebut.

#Iran #AliKhamenei #Teheran #Qom #Irak #Pemakaman

Baca Juga Potret Warga Iran Tumpah Ruah di Jalanan Ikuti Prosesi Pemakaman Ali Khamenei | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/679101/potret-warga-iran-tumpah-ruah-di-jalanan-ikuti-prosesi-pemakaman-ali-khamenei-kompas-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/679105/full-prosesi-pemakaman-ali-khamenei-pizaro-gozali-bahas-dinamika-timur-tengah-sapa-malam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke