:

Petugas Kebersihan Ciptakan “ATM Sampah”, Modalnya Rp 2,5 Juta

8 jam lalu

Recoin, mesin pengumpul botol plastik dan kaleng, lahir setelah Ben Swarna Sugi melihat tetangganya di Kampung Dukuh, Kota Magelang, Jawa Tengah, tidak memilah sampah, sehingga sulit memiliki nilai jual.

Lewat Recoin atau "ATM sampah", setiap botol plastik atau kaleng yang dimasukkan ke mesin, akan langsung menghasilkan insentif Rp 50 bagi pengguna.

"Ini bukan rivalnya bank sampah. Tapi, pelengkap bank sampah," ujar pria yang bekerja sebagai petugas kebersihan ini, Sabtu (4/7/2026).

Reverse vending machine ini dibikin dari triplek. Ben mengeluarkan dana Rp 2,5 juta untuk membuatnya.

Meski demikian, Ben menyebut Recoin jauh lebih unggul ketimbang mesin garapan startup lain dari segi user experience (UX). Pasalnya, pengguna Recoin tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan di gawai karena seluruh interaksi fitur dilakukan langsung di situs web.

Ke depannya, Ben berharap Recoin dapat ditempatkan di pusat-pusat keramaian Kota Magelang, seperti Alun-alun, kawasan Pecinan, hingga area Rindam IV/Diponegoro, sehingga semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk memilah dan mengumpulkan sampah kemasan.


Jurnalis Video: Kompas.com/Egadia Birru


Penulis: Egadia Birru, Irfan Maullana

Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne

Produser: Reza Kurnia Darmawan


~R #Magelang #Lingkungan #Voice

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke