Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkapkan pembangunan pabrik amunisi di Batulicin, Kalimantan Selatan, didasarkan pada sejumlah pertimbangan teknis dan strategis, termasuk posisi Kalsel yang dinilai cocok untuk distribusi.
Kepala Biro Informasi Pertahanan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan pada Kompas.com pada Senin (6/7/26), tujuan pembangunan tersebut adalah memperkuat kapasitasi produksi amunisi nasional dan kesiapan logistik pertahanan guna mengurangi ketergantungan pada pasokan luar negeri.
Pembangunan pambrik amunisi milik PT Pindad tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedding pada Sabtu (4/7/26).
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Baharudin Al Farisi Penulis Naskah: Afifah Rismayanti Narator: Afifah Rismayanti Video Editor: Dina Rahmawati Produser: Farid Firdaus