:

Pengen Bahagia Meski Hidup Serba Mahal? Ini Kunci Rezeki dan Kebahagiaan | KALAM HATI

4 minggu lalu

KOMPAS.TV - Dalam program Kalam Hati edisi Minggu 5 Juli 2026, Ustadzah Yati Priyati, Ustadz Jojo Ali Yusuf, dan Ustadzah Shofwatunnida membahas tema "Pengen Bahagia Aja, Kok Serba Mahal?"

Ketiganya mengulas bagaimana seorang muslim menyikapi kondisi ekonomi yang sulit, mulai dari kenaikan harga kebutuhan pokok hingga penghasilan yang tidak menentu, tanpa kehilangan rasa syukur dan keyakinan kepada Allah SWT.

Ustadzah Yati Priyati menjelaskan bahwa menghadapi kehidupan yang penuh tantangan dapat dilakukan dengan menerapkan Rumus 3M, yaitu menerima, menjalani, dan mensyukuri. Menurut Bunda Yati, kebahagiaan sejati tidak ditentukan oleh banyaknya harta atau kemewahan, melainkan oleh hati yang ridho terhadap ketetapan Allah. Bunda Yati juga mengingatkan agar tidak sibuk membandingkan kehidupan dengan orang lain, melainkan fokus menjalani setiap proses dengan ikhlas dan penuh syukur.

Kemudian ada Ustadz Jojo Ali Yusuf menegaskan bahwa kebahagiaan tidak harus dibeli dengan gaya hidup mewah karena Allah telah menyediakan banyak jalan untuk meraih ketenangan hati melalui ibadah. Ustadz Jojo menjelaskan bahwa salat, zikir, dan amal saleh merupakan cara yang gratis namun mampu menghadirkan kebahagiaan yang hakiki. Menurut Ustadz Jojo, ketika menghadapi kesulitan ekonomi, seorang muslim tetap harus berbaik sangka kepada Allah, memperbanyak ibadah, dan yakin bahwa rezeki dapat datang dari arah yang tidak disangka-sangka.

Berikutnya ada Ustadzah Shofwatunnida yang mengingatkan agar tidak memaksakan diri mengikuti gaya hidup demi pengakuan orang lain. Menurut Ustadzah Shofwatunnida, fenomena "Budget Pas-pasan, Jiwa Sosialita (BPGS)" justru dapat membawa seseorang kepada utang dan kesulitan yang lebih besar. Ustadzah Shofwatunnida menekankan pentingnya hidup sesuai kemampuan, mendahulukan kebutuhan pokok daripada keinginan, serta memperbanyak syukur dan sabar agar Allah melapangkan rezeki.

Menurutmu, di tengah biaya hidup yang terus meningkat, mana yang paling sulit dilakukan: tetap bersyukur, menahan gaya hidup agar tidak berlebihan, atau tetap yakin bahwa rezeki Allah tidak akan pernah salah alamat? 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/kalam-hati/678883/pengen-bahagia-meski-hidup-serba-mahal-ini-kunci-rezeki-dan-kebahagiaan-kalam-hati

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Kalam Hati
Jujur Itu Pahit di Awal, Tenang di Akhir | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Menutup Kebenaran Bisa Jadi Bentuk Kebohongan | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Bohong Demi Kebaikan? Ada Batasannya dalam Islam | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kejujuran, Dusta, dan Batasannya | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Dusta Merusak Hati, Kejujuran Menyelamatkan Hidup | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Satu Kebohongan Kecil Bisa Menghancurkan Iman | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Dusta Adalah Akar Segala Dosa | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Dusta Tidak Pernah Bersanding dengan Iman | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Kupas Tuntas Mudharat dari Pinjaman Online hingga Utang Berbunga | KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Peran Laki-laki & Perempuan dalam Islam: Kesetaraan Spiritual dan Perbedaan Tugas |KALAM HATI
Konten disembunyikan.
Muat ulang halaman untuk perbarui rekomendasi.
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke