KOMPAS.TV - Komunitas Adat Rumahela kembali menggelar Festival Edukasi Budaya Leluhur Batak di Pulau Samosir. Di tahun kesembilan pelaksanaan festival ini, Komunitas Rumahela mengangkat tema doa perdamaian untuk dunia dari Tanah Batak.
Berbagai rangkaian kegiatan ritual dalam Festival Edukasi Leluhur Batak ini sudah dimulai sejak 1 Juli hingga 10 Juli mendatang.
Salah satu rangkaian penting yang digelar dalam festival adalah prosesi Mangelek Raja Tao Toba, atau yang dapat diartikan sebagai meminta izin kepada para leluhur Batak, terutama yang ada di kawasan Danau Toba.
Dalam prosesi ritual, anggota Komunitas Adat Rumahela menggunakan pakaian serba putih yang menunjukkan keikhlasan serta kesucian. Mereka menyiapkan sejumlah persembahan berupa makanan dan sesaji lainnya di atas kapal.
Sambil memanjatkan doa untuk leluhur, persembahan akan dilarung ke danau sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.
Ketua Umum Rumahela, Engelberta Silalahi, menjelaskan ritual Mangelek Raja Tao Toba merupakan prosesi meminta izin kepada para leluhur suku Batak, terutama leluhur yang ada di kawasan Danau Toba, agar festival berjalan lancar. Dalam doa juga disematkan harapan agar para leluhur memperhatikan kehidupan anak cucunya.
Engelberta Silalahi juga menyebut, dalam ritual ini Komunitas Rumahela menyisipkan doa perdamaian untuk dunia, mengingat suku Batak merupakan bagian dari Indonesia yang juga menjadi bagian dari komunitas global.
#festival #leluhurbatak #samosir
Baca Juga Kapal Pinisi Pengangkut Wisatawan Terbakar di Bulukumba, Enam ABK Berhasil Selamat | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/679031/kapal-pinisi-pengangkut-wisatawan-terbakar-di-bulukumba-enam-abk-berhasil-selamat-kompas-petang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/679032/festival-edukasi-budaya-leluhur-batak-2026-digelar-di-samosir-usung-doa-perdamaian-dunia