China dan Rusia kembali memperkuat kerja sama militernya dengan menggelar latihan angkatan laut gabungan Joint Sea 2026 di lepas pantai Qingdao, China, pada Senin (6/7/2026). Latihan yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade ini melibatkan kapal-kapal Armada Pasifik Rusia bersama armada dari Komando Angkatan Laut Teater Utara China. Berbagai skenario latihan disiapkan, mulai dari manuver gabungan, operasi anti-kapal selam, pencarian dan penyelamatan, hingga latihan komunikasi. Tahun ini, kedua negara juga menitikberatkan penggunaan sistem tanpa awak, kapal permukaan nirawak, serta pelatihan menghadapi ancaman drone.
Selain mengerahkan kapal perusak rudal, fregat, kapal selam, kapal penyelamat, kapal logistik, helikopter, dan pasukan marinir, latihan ini juga akan dilanjutkan dengan patroli maritim bersama di kawasan Samudra Pasifik. Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya China dan Rusia untuk menguji koordinasi operasi jarak jauh sekaligus meningkatkan interoperabilitas kedua angkatan laut. Langkah ini menunjukkan bahwa kerja sama militer Beijing dan Moskwa terus diperkuat di tengah dinamika keamanan kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompleks.
https://www.youtube.com/watch?v=XrhhjQ1dKl0&t=387s
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati
Sumber Visual: Viory
Music: Duty Calls - Rod Kim
#Global #Kerjasama ##cclabs #LatihanGabunganRusiaChina #LatihanGabunganMiliterChinaRusia