:

TNI Sebut Peluru Nyasar yang Tewaskan Ibu Hamil di Intan Jaya Berasal dari KKB | BERUT

4 minggu lalu

INTAN JAYA, KOMPAS.TV - Tewasnya seorang ibu hamil akibat terkena peluru nyasar di Kabupaten Intan Jaya tak hanya menjadi duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menuai simpati masyarakat.

Warga memberikan penghormatan terakhir sejak dari rumah sakit hingga rumah duka pada Jumat lalu.

Aksi ini menjadi bentuk belasungkawa sekaligus protes atas hari-hari yang masih rawan kekerasan di Intan Jaya.

Koops TNI Habema menyebut peluru yang menewaskan ibu hamil tersebut berasal dari tembakan kelompok kriminal bersenjata.

Sementara itu, Komnas HAM mengungkap ada enam peluru bersarang di rumah korban di Kampung Wandoga. Temuan itu terungkap saat rekonstruksi.

Korban, Melkina Duwitau, tengah hamil delapan bulan saat terkena peluru nyasar di rumahnya.

Korban sempat menjalani operasi, namun nyawa dirinya dan bayinya tidak dapat diselamatkan.

Kasus yang menimpa Melkina menambah daftar panjang kasus penembakan di Kabupaten Intan Jaya.

Baca Juga Oknum Polisi Diduga Sekap dan Siksa Istri Siri, Kuasa Hukum Korban: Penganiayaan Sejak 2025 di https://www.kompas.tv/regional/678932/oknum-polisi-diduga-sekap-dan-siksa-istri-siri-kuasa-hukum-korban-penganiayaan-sejak-2025

#kkb #pelurunyasar #ibuhamil #intanjaya

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/678934/tni-sebut-peluru-nyasar-yang-tewaskan-ibu-hamil-di-intan-jaya-berasal-dari-kkb-berut

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke