KOMPAS.TV - Otoritas Iran menetapkan masa berkabung nasional selama enam hari untuk rangkaian pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.
Rangkaian acara dimulai pada Sabtu hingga Senin dengan agenda yang berfokus di ibu kota Teheran, meliputi persemayaman publik, pelaksanaan salat jenazah bersama, serta arak-arakan akbar di Lapangan Azadi.
Selanjutnya, pada hari Selasa, jenazah mendiang Ayatollah Ali Khamenei akan dibawa menuju kota suci Qom.
Pada Rabu, 8 Juli, peti jenazah Khamenei akan diterbangkan ke negara tetangga, Irak.
Seluruh rangkaian prosesi akan berakhir pada Kamis, 9 Juli 2026, dengan upacara pemakaman resmi di kompleks makam Imam Reza yang berada di kota kelahiran mendiang.
Di tengah rangkaian pemakaman tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah menghancurkan Iran saat berpidato di Gunung Rushmore, Sabtu waktu setempat.
Dalam peringatan 250 tahun Kemerdekaan Amerika Serikat, Trump mengatakan, "Karena kami baik, kami beri Iran libur seminggu," merujuk pada rangkaian pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang tengah berlangsung.
Trump juga mengisyaratkan bahwa negosiasi pembicaraan damai dengan Teheran akan kembali dilanjutkan setelah masa berkabung berakhir.
Sementara itu, para pejabat Iran terus memperingatkan Amerika Serikat agar tidak melanjutkan serangan.
Baca Juga Pantauan Udara Warga Iran Hadiri Acara Pemakaman Ali Khamenei | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/internasional/678904/pantauan-udara-warga-iran-hadiri-acara-pemakaman-ali-khamenei-kompas-petang
#alikhamenei #teheran #ayatollahalikhamenei #pemakaman
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/678924/tangis-pelayat-saat-ikuti-rangkaian-pemakaman-ali-khamenei-di-teheran