Status Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda naik dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) menyusul peningkatan aktivitas vulkanik yang terpantau sejak 10 Juni 2026.
Gunung Anak Krakatau tercatat mengalami dua kali erupsi dengan melontarkan kolom material setinggi 200 meter di atas puncak.
Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau juga mencatat satu kali gempa tektonik jauh dan satu kali gempa tremor menerus. Hasil pemantauan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas kegempaan yang menjadi dasar kenaikan status gunung.
Masyarakat dan wisatawan diimbau tidak mendekati kawasan kawah Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer guna mengantisipasi potensi bahaya akibat aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.
Bagaimana pendapatmu?
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV