KOMPAS.TV - Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang, Banten meluas hingga 15 hektar. Cuaca panas dan material sampah yang mudah terbakar menjadi salah satu penyebab luasnya sebaran kebakaran.
Dari luas 33 hektar, lahan TPA Jatiwaringin yang terbakar mencapai 15 hektar dari sebelumnya 7 hektar. Meski tak terlihat lagi kobaran api, namun titik-titik api masih terdapat dalam timbunan sampah, sehingga membuat kepulan asap di sejumlah titik. Diperkirakan titik-titik api berada di kedalaman kurang dari 10 meter.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengimbau warga di sekitar TPA Jatiwaringin untuk segera berobat ke fasilitas kesehatan jika mengalami sejumlah gejala.
(Roll VO)IDI bilang, berbagai macam penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA hingga asma mengintai warga sekitar yang diakibatkan asap kebakaran. IDI menjelaskan tujuh hari pertama proses pemadaman sebagai fase akut. Tidak hanya asap kebakaran, IDI juga mengatakan air sisa pemadaman juga berbahaya bagi warga. IDI meminta warga dan pemerintah agar waspada terhadap potensi penyakit iritasi kulit, leptospirosis atau infeksi bakteri melalui urin hewan terutama tikus, hingga diare.
#jatiwaringin #kebakaran #TPA
Baca Juga Ibu Hamil di Papua Tengah Meninggal Usai Terkena Peluru Nyasar | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/678829/ibu-hamil-di-papua-tengah-meninggal-usai-terkena-peluru-nyasar-sapa-pagi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/678832/meluas-hingga-15-hektare-ini-kondisi-kebakaran-tpa-jatiwaringin-sapa-pagi