:

Dosen Menangis saat Bersaksi, Ketua MK Pasang Badan Tekan Kampus Tidak Boleh Intimidasi Saksi

17 jam lalu

Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi, Suhartoyo pasang badan meyakinkan dua dosen tetap non-ASN, Cenuk Widiyastrisna Sayekti dan Dinda Dinanti untuk terbuka memberi kesaksian dalam sidang pengujian UU Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi pada Selasa (30/6/2026).  Suhartoyo menekan pihak kampus hingga pemerintah untuk tidak melakukan tindakan negatif kepada kedua saksi.

"Sekaligus diimbau kepada siapapun yang berkaitan dengan kesaksian para saksi hari ini, khususnya dari kampus, tidak boleh kemudian nanti ada dampak negatif dari para saksi yang hadir dalam persidangan ini," tegas Surhartoyo saat melihat salah seorang saksi menahan emosi ketika ditanya soal kebebasan akademik yang dirasakan.

Cenuk dan Dinda bergantian mengungkapkan bahwa mereka tidak memiliki bargaining power saat direkrut dengan gaji pokok yang seringkali di bawah standar kebutuhan hidup layak dan bahkan dipotong pajak. Selain persoalan finansial, mereka juga menghadapi ketidakjelasan status kepegawaian serta hambatan sistemik, seperti sulitnya mendapatkan sertifikasi dosen dan tidak diterimanya tunjangan dasar layaknya hak pekerja pada umumnya.

Soal keterkaitan erat antara stabilitas finansial dan kebebasan akademik. Cenuk dan Dinda mengaku mengalami tekanan berupa pembatasan keterlibatan dalam kegiatan akademik hingga ancaman pemecatan setelah mereka bersikap kritis atau memperjuangkan hak sebagai pekerja.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fahir Rohman
Produser: Marvel Dalty

#politik #pemerintah ##kompascomlab #UUGurudanDosen #KesejahteraanDosen #GajiDosen

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke