:

Hidup Swasembada di Desa, Belajar Cukup dari Yoso Farm

4 minggu lalu

Sempat bekerja dengan kondisi finansial yang mapan di Brunei Darussalam, Nurul Fitri Hidayati memilih pulang ke Indonesia untuk menjalani hidup yang lebih mandiri.

Bersama sang suami, Sri Widodo, ia membangun Yoso Farm yang berawal dari pekarangan rumah.

Mereka mengembangkan sistem pertanian terpadu yang mengintegrasikan tanaman, ternak, kolam lele, maggot, hingga pengelolaan limbah rumah tangga.

Meski sempat dipandang sebelah mata karena memilih jalan yang berbeda, keduanya tetap konsisten membuktikan hasil kerja mereka.

Kini, Yoso Farm tidak hanya memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk memulai kemandirian pangan dari lahan yang dimiliki.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Produser: Novyana Nurmita Dewi
Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah
Narator: Wiyudha Betha Dinaragis
Reporter: Arini Kusuma Jati
Videografer: Maria Utari Dewi
Video Editor: Maria Utari Dewi

Musik:
A Prairie Dog - National Sweetheart
Aomori Wings - The Mini Vandals
Candy Apple Town - National Sweetheart
Carousel Dreams - The Soundlings
Dusty Road Magic - Chris Haugen
Float - Geographer
Fractal of Light - Chris Haugen
From Whence We Came - Dan _Lebo_ Lebowitz, Tone Seeker
I Feel Great - Jeremy Korpas
Moonlight Magic - Asher Fulero
Swaying Silhouettes - Nathan Moore
Sweet Math - Mini Vandals
The Color of the Barrel - Nathan Moore
Wind Riders - Asher Fulero

#Humaniora #ProfilTokoh ##cclabs #LipsusSLO #YosoFarm #AsalUsulYosoFarm #InovasiYosoFarm #Homesteading #UrbanFarming #KemandirianPangan #Yosofarm #PertanianTerpadu #InspirasiKehidupan

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke