RW 03 Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, mengembangkan program pengelolaan sampah berbasis warga melalui Kampung Proklim.
Program ini mencakup bank sampah, urban farming, hingga pemanfaatan limbah kayu menjadi kerajinan yang memiliki nilai ekonomis.
Saat ini, Bank Sampah Samudra 03 memiliki sekitar 100 nasabah dengan jumlah penimbangan sampah anorganik mencapai rata-rata 500 kilogram setiap bulan.
Pengurus Bank Sampah RW 03, Lisna, mengatakan, gerakan ini sudah berjalan sejak beberapa tahun terakhir dan semakin digencarkan setelah adanya program pilah sampah dari pemerintah.
Para kader lingkungan bahkan melakukan sosialisasi door to door untuk mengajak warga memilah sampah organik dan anorganik dari rumah masing-masing.
Warga juga diajari membuat kompos sederhana, ekoenzim, hingga pupuk organik cair dari limbah dapur.
Tak hanya fokus pada pengelolaan sampah, warga RW 03 juga mengembangkan budidaya lele dan berbagai kerajinan tangan dari kayu hasil pemangkasan pohon.
Produk-produk tersebut dijual dalam berbagai event lingkungan dan UMKM.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini!
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Produser: Nursita Sari
Penulis Naskah: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
#BankSampah #KampungProklim #PilahSampah #UrbanFarming #DaurUlang #vjhunt #vjlab