Presiden Donald Trump memilih tetap bertahan pada jalur diplomasi karena percaya bahwa perang skala penuh justru akan membuat situasi berantakan dan merugikan Washington dalam membongkar program nuklir Iran.
Di tengah taktik mengulur waktu dari Teheran, Trump enggan kembali meluncurkan serangan militer demi menepati janji kampanyenya untuk mengakhiri perang abadi yang tak berkesudahan di Timur Tengah.
Sementara itu, melalui laporan Mehr News, militer Iran justru semakin berani mengumbar tantangan keras dan menegaskan bahwa Selat Hormuz adalah garis merah kedaulatan mereka yang bukan merupakan arena bermain bagi Amerika Serikat.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih Video editor: Angelia Elza Berliana Sari Produser: Dandy Bayu Bramasta