:

Menegangkan! Beginilah Proses Evakuasi Jenazah Pilot Korban Pembakaran Pesawat oleh KKB

12 jam lalu

YAHUKIMO, KOMPAS.TV – Jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY, Nicholas Gosselin, berhasil dievakuasi pada Jumat (3/7/2026) pagi.

Proses evakuasi dimulai dengan operasi khusus untuk menguasai dan mengamankan lapangan terbang.

Evakuasi jenazah pilot yang berlangsung dramatis melibatkan 10 personel Koops TNI Habema dengan menggunakan dua helikopter Caracal di tengah medan pegunungan yang sulit.

Sebelum dievakuasi, prajurit TNI terlebih dahulu memastikan wilayah tersebut dalam kondisi aman.

Dari Wamena, jenazah diterbangkan menuju Timika untuk diserahkan kepada pihak maskapai AMA, untuk selanjutnya dibawa ke Jayapura.

Selain itu, personel Koops TNI Habema juga menyisir dan mengejar pelaku penembakan serta pembakaran pesawat.

Sebelumnya, pesawat berpenumpang tujuh orang dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kapendam XVII/Cenderawasih menyebut pesawat dibakar kelompok KKB usai mendarat di lapangan terbang Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis, 2 Juli.

Seluruh tujuh penumpang dipastikan selamat. Sementara itu, pilot pesawat warga negara Amerika Serikat dilaporkan meninggal dunia.

Baca Juga Gambar Udara 'Neraka' Asap Mengepul di TPA Jatiwaringin! Helikopter Waterbombing Dikerahkan di https://www.kompas.tv/nasional/678614/gambar-udara-neraka-asap-mengepul-di-tpa-jatiwaringin-helikopter-waterbombing-dikerahkan

#pilot #evakuasi #kkb #pesawatdibakar

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/678619/menegangkan-beginilah-proses-evakuasi-jenazah-pilot-korban-pembakaran-pesawat-oleh-kkb

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke