KOMPAS.TV – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) membentuk tim gabungan untuk mengusut penyebab kematian dokter Icha Pakaenoni. Tim tersebut melibatkan penyidik dari Polres Timor Tengah Utara, Polres Kupang, dan Polda NTT guna mendalami seluruh fakta terkait kasus yang menjadi perhatian publik tersebut.
Meski demikian, penyidik masih menunggu laporan resmi dari pihak keluarga dokter Icha. Laporan tersebut akan menjadi dasar bagi kepolisian untuk memulai penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, serta menghimpun alat bukti yang diperlukan dalam proses hukum.
Sementara itu, Rumah Sakit Leona, tempat dokter Icha mengabdikan diri, hingga kini belum memberikan keterangan terkait dugaan intimidasi yang sebelumnya mencuat. Padahal, Bupati Timor Tengah Utara meminta pihak rumah sakit untuk bersikap kooperatif dan membantu proses pengungkapan dugaan intimidasi yang dialami dokter Icha semasa hidupnya.
Bupati Timor Tengah Utara, Falen Kebo, juga berharap Direktur Rumah Sakit Leona mengambil langkah tegas dan mendukung proses hukum agar kasus tersebut dapat diungkap secara transparan.
Dalam perkembangan penyelidikan, tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polres Timor Tengah Utara. Sebelumnya, ibu kandung dokter Icha mengungkapkan momen ketika putrinya bercerita mengenai dugaan intimidasi yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD saat menangani seorang pasien.
#DokterIcha #IchaPakaenoni #PoldaNTT #TimorTengahUtara
Baca Juga Keluarga Ungkap Surat Wasiat Dokter Icha Sebelum Meninggal, Ini Isinya! | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/678520/keluarga-ungkap-surat-wasiat-dokter-icha-sebelum-meninggal-ini-isinya-berut
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/678603/polda-ntt-bentuk-tim-gabungan-bupati-minta-rs-leona-dukung-pengusutan-kasus-dokter-icha