Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat pada Kamis (2/7/2026), menyusul kehadiran jet tempur dan drone Washington di atas Selat Hormuz.
Iran menilai manuver tersebut mengancam stabilitas kawasan, dan menegaskan siap memberikan respons cepat dan tegas terhadap segala bentuk intervensi di jalur air yang diklaim sebagai wilayah kedaulatannya.
Di sisi lain, dalam laporan Bloomberg, pejabat AS menyebut kehadiran militernya justru telah mendorong meningkatnya arus minyak melalui Selat Hormuz, hingga melampaui 10 juta barel per hari.
Ketegangan baru ini berlangsung di tengah perundingan tidak langsung antara kedua negara di Qatar, yang mencakup isu kebebasan pelayaran di Hormuz hingga masa depan program nuklir Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Albertus Adit, Nur Jamal Shaid
Penulis Naskah: Rr. Lintang Mustikaningrum
Narator: Rr. Lintang Mustikaningrum
Video Editor: Dimas Septian Adhiyatama
Produser: Akhmad Muawal Hasan
Musik: Final Girl - Jeremy Blake
#Global #Konflik ##DailyNews #JetTempurAS #DroneAS #PerangASIran #AmerikaSerikat #Iran #SelatHormuz
Artikel Terkait :
https://www.kompas.com/tren/read/2026/07/02/211700165/jet-tempur-as-terbang-di-atas-selat-hormuz-iran-beri-peringatan-keras
https://money.kompas.com/read/2026/07/02/082137926/as-klaim-pengaruh-iran-di-selat-hormuz-kian-melemah?page=all#page2