Antrean truk mengular di SPBU di Surabaya, Jawa Timur, akibat lonjakan pembelian BBM subsidi jenis solar yang melebihi kondisi normal. Kondisi ini memicu penambahan distribusi kuota solar bersubsidi di wilayah Jawa Timur.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengatakan kuota solar ditingkatkan dari 2,4 juta kiloliter menjadi 2,7 juta kiloliter. Pemerintah juga menambah armada pengangkut solar, dengan prioritas distribusi ke jalur logistik dan kawasan pelabuhan agar pasokan kebutuhan pokok tidak terganggu.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memantau kondisi di lapangan. Jika pasokan belum stabil, koordinasi akan dilakukan bersama BPH Migas dan Kementerian ESDM untuk memastikan distribusi solar bersubsidi tetap berjalan dengan baik.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di KompasTV serta YouTube KompasTV #VODKompasTV