Mama-mama Papua bersama sejumlah massa mendatangi Kantor Gubernur Papua Barat Daya pada Rabu (01/07/2026). Mereka menuntut realisasi bantuan modal usaha, penyediaan lapak dagang, serta pembangunan pasar khusus bagi pedagang Orang Asli Papua (OAP). Namun hingga Rabu malam, Gubernur Papua Barat Daya belum menemui massa aksi.
Sebagai bentuk protes, massa memilih bertahan dan bermalam di halaman Kantor Gubernur dengan beralaskan terpal dan kardus. Mereka menegaskan akan tetap menunggu hingga pemerintah memberikan kepastian atas tuntutan yang disampaikan.
Koordinator aksi juga mengancam akan membakar Kantor Gubernur apabila tuntutan mereka terus diabaikan. Hingga Kamis pagi (02/07/2026), massa mengaku masih belum menerima kepastian maupun tanggapan langsung dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan tetap bertahan di lokasi aksi.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di KompasTV serta YouTube KompasTV #VODKompasTV