Gelombang protes mematikan terbaru di wilayah Kashmir yang dikelola oleh Pakistan dipicu oleh putusan pengadilan terkait kursi yang dialokasikan khusus bagi para pengungsi di parlemen wilayah tersebut. Namun, kemarahan para pengunjuk rasa jauh lebih mendalam. Mereka turut menuntut hak-hak dasar, seperti jalan raya, rumah sakit, listrik, gas, air, sekolah, perguruan tinggi, dan universitas.