Peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar terpaksa mengobral ayam ternaknya di pinggir jalan. Langkah ini dilakukan karena harga telur ayam terus anjlok, sementara harga pakan justru semakin mahal.
Para peternak menawarkan 4 ekor ayam petelur seharga Rp100 ribu sebagai upaya mendapatkan tambahan dana untuk menutup biaya operasional kandang.
Hingga berita ini ditulis (2/7), harga telur ayam di tingkat peternak turun hingga Rp16.200 per kilogram.
Para peternak ayam petelur mandiri berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk menstabilkan harga telur agar usaha mereka tetap bisa bertahan.
Bagaimana pendapatmu?Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV