Korban jiwa akibat gempa ganda berkekuatan 7,2 dan 7,5 skala richter yang terjadi Rabu (24/6/2026), dilaporkan mencapai 1.943 orang.
Pemerintah Venezuela juga mencatat setidaknya 10.571 korban luka.
Sedangkan berdasarkan data laporan yang dikumpulkan secara swadaya masyarakat, terdapat 43.220 korban hilang.
Badan kesehatan dunia (WHO) telah mengeluarkan peringatan terkait sistem kesehatan di Venezuela yang kewalahan menampung korban gempa.
Rumah sakit yang rusak dan kekurangan staf dilaporkan kesulitan menangani peningkatan jumlah korban hingga dibayangi ancaman penyakit menular di wilayah terdampak.
Juru bicara WHO, Christian Lindmeier menyebut perkembangan sistem kesehatan Venezuela selama ini terganjal kekurangan investasi dan krisis ekonomi.
Sistem kesehatan yang rentan disebutnya tidak siap menangani lonjakan pasien akibat gempa.