:

Belum Padam! Kepulan Asap Tebal Masih Membubung Tinggi di TPA Jatiwaringin | KOMPAS MALAM

3 jam lalu

TANGERANG, KOMPAS.TV - Hingga Rabu (1/07/2026) malam, kebakaran di TPA Jatiwaringin, Tangerang, Banten terus meluas.

Upaya pemadaman, terkendala angin kencang dan sulitnya akses menjangkau titik api.

Api yang membakar tumpukan sampah di TPA Jatiwaringin masih menyala di sejumlah titik.

Asap tebal, juga masih membumbung dari gunungan sampah hingga menyelimuti area TPA.

Pemadam masih bersiaga di lokasi, dan berjibaku memadamkan api.

BNPB mengerahkan satu unit helikopter water bombing, untuk mempercepat proses pemadaman.

Banyaknya titik api, dan kencangnya angin, serta sulitnya akses pemadam menjangkau titik api, jadi kendala pemadaman.

Teknik pemadaman water bombing, akan dilanjutkan besok dengan tambahan dua unit helikopter.

Hingga Rabu (1/07/2026) malam tadi, api di TPA Jatiwaringin, Tangerang, Banten masih menyala.

Lalu bagaimana kondisi terkininya saat ini? Ada Jurnalis Kompas TV Meidina Andas dan Juru Kamera, Vebry Jems di lokasi kebakaran.

Baca Juga Pantauan Udara Kebakaran di TPA Jatiwaringin, Water Bombing Dikerahkan Jinakkan Titik Api di https://www.kompas.tv/regional/678241/pantauan-udara-kebakaran-di-tpa-jatiwaringin-water-bombing-dikerahkan-jinakkan-titik-api

#kebakaran #tpajatiwaringin #tangerang

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/678304/belum-padam-kepulan-asap-tebal-masih-membubung-tinggi-di-tpa-jatiwaringin-kompas-malam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke