JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pemerintah tidak menutup mata terhadap kritik masyarakat mengenai lokasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang dinilai tidak ideal.
Menanggapi temuan sejumlah koperasi yang disebut berada di tengah hutan, dekat tambak hingga di samping kuburan, Ferry mengatakan penentuan lokasi sepenuhnya merupakan hasil musyawarah di tingkat desa.
Ferry mengakui terdapat sejumlah lokasi yang memunculkan kritik. Namun, menurutnya jumlah tersebut sangat kecil dibandingkan keseluruhan proyek yang berjalan.
Ia menambahkan, keterbatasan lahan di sejumlah desa menjadi salah satu penyebab munculnya lokasi yang dinilai kurang ideal.
Menteri Koperasi memastikan seluruh laporan dari masyarakat, termasuk yang ramai di media sosial, langsung ditindaklanjuti bersama pihak terkait.
Ferry bahkan menegaskan beberapa temuan yang viral telah diperbaiki.
Menurut Ferry, kritik masyarakat justru menjadi bagian penting dalam penyempurnaan program.
Di tengah berbagai evaluasi tersebut, pemerintah tetap mempertahankan target pembangunan sekitar 40 ribu bangunan koperasi hingga akhir tahun. Namun Ferry mengakui, keterbatasan lahan membuat desain pembangunan ke depan akan lebih fleksibel.
Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/rju---4fDg0
#koperasidesamerahputih #prabowo #menterikoperasi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/678300/viral-lokasi-kopdes-merah-putih-di-tengah-hutan-menkop-ferry-semua-masukan-langsung-dikoreksi