Perang yang melibatkan Iran dan jaringan sekutunya memunculkan perdebatan baru mengenai efektivitas "Poros Perlawanan".
Banyak pihak menilai Hizbullah, Houthi, dan kelompok pro-Iran di Irak mengalami tekanan berat. Namun, kajian Al Jazeera Centre for Studies justru menyimpulkan jaringan tersebut sedang berevolusi menjadi kekuatan yang lebih terdesentralisasi, adaptif, dan sulit diprediksi. Para analis menilai perubahan ini menjadi bagian dari doktrin pertahanan baru Iran yang semakin bertumpu pada rudal, drone, dan kekuatan domestik.
Di saat yang sama, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan negaranya siap melancarkan operasi militer mandiri apabila Iran kembali menyerang, sementara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memastikan pasukan Israel tetap bertahan di Lebanon selatan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik ##Kompascomlab #Iran #EvolusiDoktrinIran #ProksiIran #PorosPerlawananIran #Hizbullah #Houthi
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi