:

Bertahan Karena Harga Telur Anjlok, Peternak Afkir Sebagian Ayam

2 minggu lalu

MALANG, KOMPAS.TV - Anjloknya harga telur sejak beberapa pekan terakhir dirasakan sangat merugikan bagi peternak. Harga jual telur ayam yang murah tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan peternak untuk pakan ayam. Salah satu peternak ayam petelur di kawasan Junrejo, Kota Batu mengaku naik dan turunnya harga telur memang biasa terjadi. Namun yang terjadi saat ini membuat peternak berada dalam posisi sulit karena harga pakan juga naik.

Sotya Hanief, pemilik peternakan ayam petelur bilang saat ini harga telur ayam Rp 18.000 dari kandang. Bahkan sebelumnya sempat Rp 17.000  per kilogram. Dengan harga tersebut, peternak harus menanggung kerugian setiap hari. Menggunakan uang tabungan yang ia sisihkan saat harga telur tinggi menjadi salah satu cara.

Selain itu, peternak ini juga terpaksa mengurangi populasi ayam di kandang untuk menekan biaya pakan. Dari 1.000 ekor ayam, peternak sudah mengurangi hingga 200 ekor ayam, meski saat ini harga ayam afkir juga turun.

"Kalau aku siasatnya ayam tua diafkir dan kalau bisa tidak menambah populasi untuk sementara." Kata Sotya. 

Peternak berharap kondisi anjloknya harga telur saat ini bisa segera berakhir dan harga telur ayam bisa kembali normal.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/678236/bertahan-karena-harga-telur-anjlok-peternak-afkir-sebagian-ayam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke