Iran mengecam kesepakatan AS dan sekutunya di Teluk yang mengeluarkan pernyataan mengusik kedaulatan negara. Iran menolak pernyataan yang bersifat intervensionis dan provokatif, sekaligus menolak tuntutan agar kemampuan rudalnya dibatasi.
Amerika Serikat yang diwakili Menteri Luar Negeri Marco Rubio bersama negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) mengeluarkan pernyataan bersama usai pertemuan di Bahrain pada Kamis (25/6/2026) yang menegaskan penolakan terhadap pengembangan rudal Iran, upaya penguasaan Selat Hormuz, serta dukungan Teheran kepada kelompok-kelompok bersenjata di kawasan.
Namun, pernyataan itu dinilai bertentangan dengan narasi yang dibawa Wakil Presiden AS JD Vance saat melakukan negosiasi di Swiss. JD Vance lebih mengutamakan hubungan yang harmonsi dengan Iran.
Dilansir Al Jazeera, perbedaan dua pesan yang dibawa Washington itu memunculkan sorotan mengenai inkonsistensi diplomasi pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap Teheran. Beberapa analis juga menduga perbedaan narasi yang dikemukakan Rubio dan JD Vance memunculkan spekulasi adanya keretakan di internal pemerintahan Trump.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik ##Kompascomlab #Iran #TrumpIran #SelatHormuz #GCC #NuklirIran
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi