Investigasi The Wall Street Journal yang dirilis pada Minggu (28/6/2026) mengungkap kerentanan fatal pangkalan militer kebanggaan Amerika Serikat di Timur Tengah, khususnya Naval Support Activity (NSA) di Bahrain, yang mengalami kerusakan parah akibat serangan presisi drone dan rudal Iran.
Bukti satelit menunjukkan hancurnya titik-titik vital, termasuk markas Armada Kelima, gudang operasional, hingga fasilitas unit drone tugas 59, yang selama ini menjadi tulang punggung pengawasan AS di Selat Hormuz. Kerusakan ini tidak hanya membuktikan kehebatan arsenal presisi Iran, tetapi juga memaksa Pentagon mengakui kelemahan sistem pertahanannya terhadap ancaman modern yang kini mampu menjebol pertahanan mereka di semua lini.
Menghadapi realitas tersebut, Washington kini mempertimbangkan perombakan total postur militer mereka di kawasan dengan menarik sebagian kehadiran pasukan dari Kuwait dan Arab Saudi, serta memindahkan instalasi vital lebih jauh ke barat, bahkan melirik Israel sebagai lokasi pangkalan baru.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Claim of Thrones - RKVC
#global #perang ##kompascomlab #iran #iranvsamerika #iranisrael #perangiran